Fakta Menarik Tentang Penyakit Hemoroid yang Jarang Diketahui

penyakit hemoroid penyakit hemoroid

Apa Itu Penyakit Hemoroid

Banyak orang sering mendengar istilah ambeien, tapi tidak semua tahu kalau nama medisnya adalah penyakit hemoroid. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di area anus atau rektum mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, nyeri, atau bahkan pendarahan saat buang air besar. Meski terdengar sepele, hemoroid bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup kalau tidak ditangani dengan baik. Biasanya, kondisi ini muncul karena tekanan berlebih di bagian bawah rektum.

Penyebab Terjadinya Hemoroid

Ada banyak faktor yang bisa memicu penyakit hemoroid. Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan mengejan terlalu keras saat buang air besar. Tekanan ini bisa membuat pembuluh darah di anus membengkak. Selain itu, sembelit kronis, diare berkepanjangan, duduk terlalu lama di toilet, atau kurang asupan serat juga bisa jadi pemicu. Orang yang mengalami obesitas, wanita hamil, dan mereka yang sering mengangkat beban berat juga lebih rentan mengalami hemoroid karena tekanan ekstra di bagian bawah tubuh.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Alzheimer dan Dampaknya pada Kehidupan Sehari-hari

Jenis-Jenis Hemoroid

Secara umum, penyakit hemoroid dibagi menjadi dua jenis, yaitu hemoroid internal dan hemoroid eksternal. Hemoroid internal berada di dalam rektum, sehingga biasanya tidak terlihat dari luar dan jarang menimbulkan rasa sakit. Namun, bisa menyebabkan perdarahan ringan saat buang air besar. Sedangkan hemoroid eksternal berada di sekitar anus dan sering terasa nyeri atau gatal. Kadang, benjolan kecil di sekitar anus bisa terasa lunak atau bahkan keras jika terjadi pembekuan darah di dalamnya.

Baca Juga: Pentingnya Imun Anak Sehat Sejak Dini

Gejala Umum yang Perlu Diperhatikan

Gejala penyakit hemoroid bisa bervariasi, tergantung tingkat keparahannya. Salah satu tanda paling umum adalah adanya darah merah terang setelah buang air besar. Selain itu, penderita juga bisa merasakan rasa gatal, panas, atau nyeri di sekitar anus. Pada hemoroid eksternal, benjolan di sekitar anus bisa terlihat dan terasa nyeri saat duduk. Beberapa orang juga merasa tidak nyaman karena sensasi seperti ada yang menonjol dari dalam anus, terutama setelah buang air besar. Kalau gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera diperiksa oleh dokter.

Baca Juga: Pentingnya Imun Anak Sehat Sejak Dini

Dampak Hemoroid Terhadap Aktivitas Sehari-hari

Mungkin banyak yang menganggap penyakit hemoroid hanya masalah kecil, tapi sebenarnya bisa sangat mengganggu. Rasa nyeri dan gatal di area anus bisa membuat duduk lama jadi tidak nyaman. Bahkan, penderita sering merasa malu karena takut ada bercak darah di pakaian dalam. Selain itu, buang air besar jadi terasa menyakitkan dan membuat seseorang menahan diri untuk tidak ke toilet. Padahal, kebiasaan menahan buang air besar justru memperparah kondisi karena feses jadi lebih keras.

Baca Juga: Tips Sehat untuk Ibu Hamil Muda agar Tetap Nyaman dan Bugar

Cara Mencegah Penyakit Hemoroid

Mencegah penyakit hemoroid sebenarnya cukup mudah jika dilakukan dengan konsisten. Kuncinya ada pada gaya hidup dan pola makan. Pastikan kamu mengonsumsi cukup serat setiap hari, baik dari sayur, buah, maupun biji-bijian. Serat membantu melunakkan feses sehingga tidak perlu mengejan keras. Selain itu, minum air putih minimal delapan gelas per hari sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Hindari duduk terlalu lama di toilet sambil bermain ponsel, karena posisi tersebut bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah anus.

Pengobatan Alami yang Bisa Dicoba

Untuk penyakit hemoroid ringan, ada beberapa cara alami yang bisa membantu meredakan gejalanya. Salah satunya dengan mandi air hangat atau yang dikenal sebagai sitz bath. Cukup duduk di air hangat selama 15–20 menit beberapa kali sehari agar rasa nyeri dan bengkak berkurang. Kompres dingin juga bisa membantu mengecilkan pembengkakan. Selain itu, menjaga area anus tetap bersih dan kering sangat penting untuk mencegah iritasi. Hindari tisu kasar dan gunakan tisu lembut atau kain basah yang tidak mengandung alkohol.

Penanganan Medis untuk Kasus yang Lebih Serius

Kalau penyakit hemoroid sudah cukup parah, dokter bisa merekomendasikan beberapa tindakan medis. Salah satunya adalah pemberian obat salep atau supositoria untuk meredakan peradangan dan nyeri. Dalam kasus tertentu, dokter bisa melakukan prosedur seperti ligasi karet, yaitu teknik mengikat pembuluh darah yang bengkak agar mengecil dan mati. Ada juga terapi skleroterapi, di mana cairan khusus disuntikkan untuk menutup pembuluh darah yang membesar. Untuk kondisi yang sangat parah, operasi hemoroidektomi bisa menjadi pilihan terakhir.

Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Risiko Hemoroid

Perubahan gaya hidup bisa berperan besar dalam mencegah penyakit hemoroid. Orang yang kurang bergerak cenderung memiliki risiko lebih tinggi karena sirkulasi darah di area panggul tidak lancar. Oleh karena itu, penting untuk rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, yoga, atau berenang. Aktivitas ini membantu melancarkan peredaran darah dan memperkuat otot panggul. Hindari duduk terlalu lama, terutama di permukaan keras. Kalau pekerjaan kamu mengharuskan duduk seharian, sesekali berdiri atau berjalan sebentar setiap satu jam bisa membantu banyak.

Pentingnya Konsultasi dengan Dokter

Banyak orang menunda periksa karena merasa malu membicarakan penyakit hemoroid, padahal konsultasi dengan dokter sangat penting. Pemeriksaan medis bisa memastikan apakah keluhan benar-benar karena hemoroid atau penyakit lain yang mirip gejalanya. Dokter juga bisa memberikan saran pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahan. Dengan diagnosis yang tepat, penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat dan risiko komplikasi seperti infeksi atau anemia akibat perdarahan bisa dihindari.

Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan

Menjaga pencernaan tetap sehat adalah salah satu kunci utama untuk mencegah penyakit hemoroid. Cobalah untuk makan pada jam yang teratur dan hindari menunda buang air besar. Gunakan posisi jongkok atau tambahkan bangku kecil di bawah kaki saat di toilet agar posisi tubuh lebih alami dan memudahkan proses buang air besar. Hindari makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau rendah serat karena bisa menyebabkan sembelit. Dengan kebiasaan sederhana ini, kamu bisa menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan terhindar dari masalah hemoroid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *